Pernahkah anda perhatikan angka 4 pada jam romawi tertulis IIII bukan IV. Seperti yang kita ketahui bahwa angka 4 pada angka romawi adalah IV. Ternyata ada sejarah nya lho, berikut sejarah nya.
pada awalnya, dalam kebudayaan romawi angka 4 lazim ditulis dengan IIII dan bukan IV, karena IV merupakan simbol dari Dewa Jupiter, atau sering ditulis IVPPITER, IV adalah huruf awal dari nama dewa jupiter. penggunaan angka IV baru lazim dijumpai pada era modern.
1. raja prancis, Louis XIV, memerintahkan penggunaan IIII dan bukan IV pada jam, dan kebiasaan ini berlaku sampai sekarang.
2. penggunaan numerasi romawi standard IV sebagai angka 4, berpotensi membingungkan bagi anak-anak dan orang yang tidak terbiasa melihat jam, apalagi dalam posisi terbalik angka IV nyaris serupa dengan VI. itulah mengapa digunakan IIII karena tidak mirip dengan VI.
3. angka IIII dirasa lebih simetris untuk mengimbangi angka VIII (angka disebrang angka IIII).
4. dengan menggunakan IIII pada jam, maka akan dijumpai duapuluh I, empat V, dan empat X, sehingga sang pembuat jam hanya cukup membuat 1 pola cetakan angka, yaitu VIIIIIX, yang kemudian dicetak 4 kali, untuk selanjutnya dipisah2 sesuai kebutuhan;
V IIII IXVI II IIX (IIX nanti dibalik sehingga menjadi XII)
VII III X
VIII I IX (IX nanti dibalik sehingga menjadi XI)
laen cerita kalo pake IV, sang pembuat jam bakalan butuh ekstra V.
5. penggunaan IIII akan menciptakan simetris radial pada jam, sehingga simbol I hanya akan dijumpai pada pertiga awal (I, II, III, IIII), simbol V akan dijumpai pada pertiga tengah (V, VI, VII, VIII), dan simbol X akan dijumpai pada pertiga akhir (IX, X, XI, XII)
Copas from : Cosaviora
Tidak ada komentar:
Posting Komentar